Minggu, 08 Januari 2012

apa sie hubungan ecommerce dan cloud computing?


A.     Cloud Computing
Cloud computing adalah pemasaran untuk teknologi yang menyediakan komputasi, perangkat lunak, akses data, dan layanan penyimpanan yang tidak memerlukan pengguna akhir pengetahuan tentang lokasi fisik dan konfigurasi dari sistem yang memberikan layanan atau dengan kata lain teknologi yang menggunakan internet dan server pusat yang jauh untuk menjaga/mengelola data dan aplikasi.

B.     E-Commerce 
E-commerce atau perdagangan elektronik adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang atau jasa melalui system elektronik seperti internet atau televise, world wide web (www), ataupun jaringan komputer lainnya.
Industri teknologi informasi memandang bahwasannya kegiatan e-commerce ini merupkan suatu aplikasi dan penerapan dari e-business di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll, dimana terkait dengan transaksi komersial, seperti : transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), system manajemen inventori otomatis, dana system pengumpulan data yang otomatis dll.

C.    HUBUNGAN CLOUD COMPUTING DENGAN E-COMMERCE 
E-commerce merupakan salah satu cara bisnis modern yang menggunakan teknologi internet sebagai media untuk melakukan bisnis. Kelebihan dari E-Commerce adalah kegiatan bisnis menjadi lebih efektif, efisien, praktis, dan membuat bisnis menjadi lebih cepat berkembang karena dilakukan melalui jaringan internet yang notabene saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. E-Commerce sebenarnya memiliki prinsip-prinsip bisnis yang sama dengan bisnis konvensional, hanya saja terdapat perbedaan cara penyampaian informasi bisnisnya dibandingkan dengan bisnis konvesional. Merupakan sebuah kesalahan jika menganggap bisnis dengan cara ini tidak nyata. Jika pebisnis memiliki kepercayaan akan bisnis itu sendiri dan komitmen kerjasama yang baik maka bisnis dapat berjalan dengan baik.
Sedangkan Cloud computing sendiri adalah pemasaran untuk teknologi yang menyediakan komputasi, perangkat lunak, akses data, dan layanan penyimpanan yang tidak memerlukan pengguna akhir pengetahuan tentang lokasi fisik dan konfigurasi dari sistem yang memberikan layanan atau dengan kata lain teknologi yang menggunakan internet dan server pusat yang jauh untuk menjaga/mengelola data dan aplikasi. Cloud computing membantu konsumen dan pebisnis untuk menggunakan aplikasi tanpa melakukan instalasi, mengakses file pribadi mereka di komputer manapun dengan akses internet. Teknologi ini memungkinkan efisiensi lebih dengan memusatkan penyimpanan, memory, pemrosesan, dan bandwith. Contoh cloud computing adalah Yahoo email atau Gmail. Anda tidak perlu software atau server untuk menggunakannya. Semua konsumen hanya perlu koneksi internet dan mereka dapat mulai mengirimkan email. Software manajemen email dan serber semuanya ada di cloud (internet) dan secara total dikelola oleh provider seperti Yahoo, Google, etc. Konsumen hanya perlu menggunakan software itu sendiri dan menikmati manfaatnya. 
 Banyak metode bisnis yang dapat dilakukan dalam E-Commerce. Salah satu metode yang dilakukan dalam E-Commerce  adalah bussiness to bussiness (B2B). Bussiness to bussiness memiliki volume transaksi yang lebih banyak dibandingkan dengan metode lain dalam E-Commerce seperti bussiness to employee ataupun bussniess to costumer. Ini disebabkan adanya rantai pasokan yang khas. Akan banyak terjadi transaksi antara suatu perusahan yang membutuhkan bahan baku dan bertransaksi dengan perusahaan-perusahaan lain yg memiliki bahan baku yang dibutuhkan perusahaan tersebut untuk membuat sebuah produk sedangkan transaksi suatu perusahaan dengan costumer yang berkaitan dengan sebuah produk hanya akan terjadi sekali.
Tidak hanya jaringan yang dibutuhkan tetapi juga memerlukan teknologi basis data atau database, e-mail serta teknologi non komputer seperti pada proses pengiriman barang dan alat pembayaran untuk e-commerce itu sendiri. Oleh karenanya teknologi memegang peran yang penting terhadap E-Commerce, dengan sering berinteraksi dan menggunakan internet, tentunya kita dapat melihat celah/peluang berbisnis dengan mekanisme tertentu. Kita tidak perlu terlalu dalam dalam mempelajari teknologinya, labih baik lakukan bisnis sambil belajar, menurut saya itulah salah satu cara belajar berbisnis yaitu dengan langsung praktek. Dan karena e-commerce menggunakan internet maka termasuk dalam suatu konsep Cloud computing dimana membantu konsumen dan pebisnis untuk menggunakan aplikasi tanpa melakukan instalasi, mengakses file pribadi mereka di komputer manapun dengan akses internet serta dapat melakukan berbagai pelayanan baik pelayanan dalam suatu perdagangan elektronik (penjualan, pembelian, pembayaran dll).. Teknologi ini memungkinkan efisiensi lebih dengan memusatkan penyimpanan, memory, pemrosesan, dan bandwith, contoh cloud computing adalah Yahoo email atau Gmail.
Dalam dunia bisnis e-Commerce dapat mendukung pemotongan rantai distribusi sehingga konsumen dapat memperoleh suatu produk dengan harga yang lebih murah. Jenis antarmuka web dipilih dengan pertimbangan fleksibilitas implementasi perangkat lunak ini yang dapat dilakukan di jaringan intranet maupun internet, kemudahan untuk deployment. Maka dapat disimpulkan bahwa disini untuk melakukan suatu perdagangan elektronik diperlukan suatu konsep cloud computing untuk menunjangnya, dimana dengan cloud computing ini memungkinkan efisiensi lebih dengan memusatkan penyimpanan, memory, pemrosesan, dan bandwith pada tiap tiap jaringan internet yang digunakannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar